Wenger Mengaku Sulit Memahami Kekalahan Timnya

CO.ID,LONDON — Arsenal harus menelan pil pahit di kandang sendiri, Stadion Emirates setelah dibantai tamu mereka Bayern Muenchen dengan skor 1-5, Rabu (8/3) dini hari WIB. Skor kekalahan pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions itu sama persis dengan leg pertama. Sehingga, Arsenal harus tersingkir dengan kekalahan agregat mencapai 2-10.
Pelatih asal Prancis ini mengatakan, sulit memahami apa yang terjadi pada laga tadi. Dia melihat, semangat dan daya juang timnya begitu besar sebelum hukuman kartu merah untuk Laurent Koscielny dan penalti yang dieksekusi Robert Lewandowski terjadi pada awal babak kedua.
“Saat sebuah tim bermain dengan 10 orang dan harus mengejar empat gol, percayalah, itu mustahil,” tegas pelatih yang pada masa emasnya sempat dijuluki the Professor ini, dikutip dari laman UEFA.
Meriam London memang sempat tampil baik pada laga tersebut. Sejak menit pertama, Granit Xhaka dan kawan-kawan aktif melakukan serangan sembari pandai membentengi gawang dengan pertahanan kokoh. Satu gol pun berhasil diproduksi lewat Theo Walcott pada menit ke-20.
Namun sejak dihukum penalti dan kartu merah pada awal babak kedua, permainan Arsenal menurun drastis. Lima gol berturut-turut bersarang di gawang Arsenal yang dijaga David Ospina.
“Laga yang tiba-tiba menjadi sulit. Kami bermain sangat baik dengan tempo yang tertata dan memberikan Muenchen banyak tekanan, tapi semua berubah cepat,” kata Wenger.

sports-okezone.com Okezone Portal Berita Online Indonesia | Berita Terbaru Hari Ini Terkini Terhangat | Nasional Internasional Politik Ekonomi Olahraga Kesehatan Selebritis Sumber: Republika.co ID