Pedro Berharap Costa dan Conte Bisa Tetap Bekerja Sama di Chelsea

Kebersamaan striker Diego Costa dengan skuad Chelsea kini tengah tidak menentu dan berpotensi cerai pada bursa transfer musim panas 2017.

Namun, pemain sayap The Blues, Pedro Rodriguez, berharap perpisahan itu tidak terjadi.

Manajer Chelsea, Antonio Conte, telah menegaskan bahwa Diego Costa tidak akan menjadi bagian dari rencananya pada musim depan.

Penyerang berusia 28 tahun itu pun sudah tak berniat bertahan bersama The Blues sejak awal 2016-2017.

Kondisi Costa di Chelsea ini sangat disayangkan oleh Pedro.

Pasalnya, rekan setim di tim nasional Spanyol itu merupakan penyumbang gol terbanyak bagi The Blues dalam tiga tahun terakhir.

Ketajaman Costa juga telah terbukti sangat vital bagi kesuksesan Chelsea dalam meraih dua gelar Premier League atau kasta tertinggi Liga Inggris 2014-2015 dan 2016-2017.

“Kita akan lihat apa yang terjadi kepada Diego karena kami juga tidak tahu. Sangat jelas bahwa ia adalah pemain yang sangat penting dalam skema menyerang kami dan mencetak sebagian besar gol bagi tim,” ucap Pedro kepada Radio Cadena Ser.

“Costa juga adalah pemain yang sangat ditakuti oleh bek lawan karena dia cepat dan dapat mencetak gol dengan mudah. Selain itu, dengan kondisi fisik yang baik, ia memiliki kekuatan, terlebih hal itu sangat dibutuhkan di liga ini,” tuturnya.

Pedro pun mengakui bahwa hubungan Costa dan Conte semakin terlihat retak sejak Januari 2017.

Hal ini diduga karena keinginan Costa untuk hengkang yang ditanggapi secara berapi-api oleh Conte.

Namun, Pedro tetap yakin bahwa Conte bisa menerima kembali Costa dan tetap berkerja sama pada kemudian hari.

Terbukti, striker berkebangsaan Spanyol kelahiran Brasil itu tetap mampu menunjukkan performa bagus di atas lapangan, meski tengah berseteru dengan sang manajer.

“Saya tidak tahu seperti apa hubungan yang mereka miliki, tetapi saya pikir semuanya masih bisa diselamatkan. Diego tetap memberikan semua kemampuan kepada tim dan mampu memenuhi semua tuntutan yang diharapkan manajer,” ujar Pedro.

“Di ruang ganti dan di lapangan, kami belum pernah melihat ada hal aneh yang terjadi di antara mereka,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *