Skuat Ini Dibentuk Punya Misi Besar, Pemain Harus Berkarakter

Skuat Persatuan Sepak Bola Ternate (Persiter) proyeksi Liga Nusantara atau liga tiga sudah dirampungkan. Itu dibuktikan dengan sebanyak 30 nama sudah diserahkan ke Asprov PSSI untuk diteruskan ke PSSI. Namun demikian, pengurus mewanti-wanti pemain yang dinilai berulah.

Skuat Persiter yang dibentuk ini memang punya misi besar, tidak saja meraih juara pada zona Malut tapi protap Persiter jauh kedepan dengan menciptakan pemain yang memiliki masa depan hingga ke pentas nasional. Dengan demikian, pengurus menginginkan pemain yang direkrut harus memiliki attitude yang baik.

“Kita butuh pemain yang berkarakter baik. Karena proyeksi kita adalah agar pemain yang dipanggil di Liga Nusantara ini punya kesempatan untuk terpantau oleh klub-klub besar Tanah Air,” terang Sekretaris Umum Persiter, Amin Subuh, kemarin seperti dilansir Malut Post (Jawa Pos Group).

Amin mengatakan, setelah pemain-pemain yang sudah resmi masuk skuat Persiter tidak lagi harus bermain di klub lain untuk turnamen lokal. Sebab, setelah resmi menjadi skuat Persiter, pelatih dan pemain sudah membuat kesepakatan bahwa tidak ada pemain yang bermain di klub lain lagi. Jika itu terjadi maka, pemain tentu dinilai tidak memiliki karakter yang baik dan harus dipertimbangkan untuk dipanggil lagi masuk skuat.

“Kewenangan untuk mencoret ada di pelatih. Tapi sebagai pengurus, tentu saya tidak setuju. Kalau pelatih mencoret, maka itu sangat baik untuk keberlangsungan tim ini. Terutama agar menjadi pembelajaran bagi pemain-pemain, dalam hal menjaga sikap dan kesepakatan yang sudah dibuat,” terang Amin.

Amin mengatakan, sejauh ini sudah ada tiga pemain yang ikut terlibat dalam turnamen lokal. Hal itu, menurut Amin sangat disayangkan, terutama dikhawatirkan akan terjadi cedera pada pemain.

Dengan demikian, pelatih akan membuat keputusan untuk tidak lagi memanggil pemain yang sudah bermain di klub-klub lokal pada salah satu turnamen.

“Yang kita inginkan ini agar pemain tetap fokus pada Persiter dan dikhawatirkan jangan sampai terkena cedera. Yang rugi kan termasuk Persiter dan terutama pemain itu sendiri,” tutur Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *