Persib Kalah, Djanur Nilai Keputusan Wasit Kusni Radikal

Kemenangan kontroversial Madura Uniteddengan skor 3-1 atas Persib Bandung menuai kritik dari pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman.

Djanur, sapaan akrabnya, menilai kepemimpinan Kusni, wasit dalam laga tersebut, cenderung radikal dan merugikan Persib.

Djanur menuturkan, dalam laga tersebut, sedikitnya ada tiga insiden yang sangat kontroversial.

Pertama, hadiah penalti yang diberikan Kusni kepada tuan rumah merupakan hasil diving dari penyerang Madura United, Greg Nwokolo. Selain itu, dua gol Persib yang dianulir Kusni dianggap sangat merugikan Persib.

“Gol pertama Maitimo yang dianggap offside. Kemudian, gol mereka penalti dan gol ketiga. Seharusnya, tidak ada penalti, itu jelas tidak terjadi apa-apa,” kata Djanur saat ditemui media di Bandara Husein Sastranegara, Senin (10/7/2017).

“Kemudian, gol kedua kami yang dianulir, padahal belum apa-apa wasit sudah angkat bendera. Saya pikir ini keputusan radikal,” ungkap Djanur saat ditemui media di Bandara Husein Sastranegara, Senin (10/7/2017).

Tak hanya itu, Djanur mengatakan, gol ketiga Madura United pun berbau offside. Namun, situasi itu luput dari pengamatan Kusni dan hakim garis.

Protes tersebut, lanjut Djanur, berdasarkan dari analisis melalui tayangan ulang pertandingan.

“Di konferensi pers saya tidak terlalu ekstrem mengomentari wasit, silakan masyarakat yang menilai. Sudah jelas di tayangan video. Pertama, gol dianulir, penalti juga yang sebenarnya Greg diving,” kata Djanur.

“Gol ketiga Madura juga sebenarnya berbau offside. Dari proses, Bayu Gatra itu sebenarnya sudah terlebih dahulu dalam posisi offside,” tuturnya.

Djanur mengaku tak begitu heran dengan keputusan yang diterimaPersib. Sebab, dia sudah menebak akan ada insiden kontroversial pada laga itu.

“Saya sudah menebak, tetapi saya tidak bisa sebut nama. Saya sudah prediksi akan ada hal nonteknis seperti itu. Kenyataannya terlalu berani dan mencolok bagi wasit,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *