Raih 4 Trofi Ini, Prestasi Djanur Bersama Persib Sulit Dilangkahi

Bandung Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, menyatakan mundur dari jabatannya. Pria yang akrab disapa Djanur ini, mundur setelah Persib dikalahkan Mitra Kukar 12 di pekan ke15 Liga 1, Sabtu (15/7/2017).

Selama 5 tahun menukangi Persib, Djanur memberikan prestasi yang tampaknya sulit disamai para penerusnya kelak.

Hanya dalam dua tahun, Djanur memberikan prestasi gemilang bagi tim berjuluk Maung Bandung. Celebes Cup 2012, ISL 2014, Piala Presiden 2015, Piala Wali Kota Padang dan membuat Persib menembus babak 16 besar Piala AFC.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen yang sudah bekerja sama selama kurun kurang lebih 5 tahun atau hampir lima tahun, terima kasih atas kerja sama dan kepercayaannya kepada saya,” kata Djanur.

“Dari kerja sama itu pula, Alhamdulillah saya pribadi telah memberikan empat trofi di masa kepelatihan saya. Piala Presiden, Liga Super Indonesia, Piala Celebes dan Piala Padang plus satu runner up Inter Island dan juara 3 Piala Presiden 2017.”

“Saya pikir itu sebuah prestasi yang harus kita akui, karena semasa menjadi PT sebelum saya hadir di sini dari sekitar 2008 sampai saya datang 2012, sudah saling berganti pelatih datang ke sini lokal atau asing tapi belum membuahkan apapun,” katanya.

“Jadi artinya kerja sama dengan manajemen ini telah menghasilkan itu dan itu tidak bisa dilupakan, samasama membesarkan saya bukan saya geer, tapi memang realita. Sekali lagi terima kasih waktu yang manis ini kita sudah bisa merasakan hal yang manis, hal yang fenomena, barangkali buat Persib jadi samasama menjadi besar,” kata dia saat ditemui di Bandara Husein Sastranegar, Kota Bandung, Minggu (16/7/2017).