Berubah Pikiran, Bayern Tak Jadi Menjual Renato Sanches

Bayern Muenchen berubah pikiran soal Renato Sanches. CEO Bayern, KarlHeinz Rummenigge, mencabut rencana klub melepas pemain 19 tahun tersebut pada bursa transfer musim panas ini.

Memang, Bayern sempat memasukkan pemain internasional Portugal itu ke dalam daftar transfer, entah dengan status pinjaman atau dibeli secara permanen. Seiring perjalanan waktu, Rummenigge berubah pikiran karena merasa yakin Sanches bakal menjadi salah satu pemain masa depan di timnya.

“Kami percaya Renato Sanches dapat menjadi salah satu pemain hebat dan akan sangat membantu Bayern Muenchen pada masa yang akan datang,” ucap Rummenigge.

“Sanches tidak memiliki keinginan untuk pindah tetapi ingin bermain secara konsisten. Jika ingin pergi, dia hanya akan pindah dengan status pinjaman selama satu musim,” tambah mantan bintang timnas Jerman Barat (sebelum Jerman bersatu) tersebut.

Pada bursa transfer musim panas ini, Bayern memboyong beberapa gelandang baru yang membuat posisi Sanches di lini tengah tim utama semakin terancam. Para pemain tersebut adalah Corentin Tolisso (Olympique Lyonnais), James Rodriguez (Real Madrid) dan Sebastian Rudy (Hoffenheim).

Ini membuat beberapa klub Eropa tertarik menggaet Sanches. AC Milan dan Manchester United dikabarkan sangat menginginkan jasa gelandang tengah tersebut.

Rummenigge sempat mengizinkan kedua klub itu untuk bernegosiasi demi merealisasikan transfer tersebut. Syaratnya, mereka harus menyiapkan dana sebesar 48 juta euro (sekitar Rp 745 miliar) untuk memiliki Sanches.

Bayern membeli Sanches 35 juta euro dari Benfica pada musim panas 2016, setelah pemain tersebut ikut membantu Portugal juara Piala Eropa. Sayang, penampilannya tidak sesuai harapan karena Sanches tidak memberikan kontribusi gol atau pun assist dalam 25 laga kompetitif bersama The Bavarian.

Renato Sanches sendiri bergabung dengan Bayern Muenchen pada bursa transfer musim panas 2016.

Saat itu, pemain muda terbaik Piala Eropa 2016 tersebut dibeli dari Benfica dengan harga 35 juta euro (sekitar Rp 545 miliar).