Kronologi Transfer Neymar dari Kontrak Anyar hingga Operasi 222

Saga transfer Neymar memasuki babak akhir. Dia resmi berseragam Paris SaintGermain (PSG) terhitung per Kamis (3/8/2017).

Bersama tim asal Paris tersebut, Neymar meneken kontrak berdurasi lima tahun hingga 30 Juni 2022.

Menariknya, mundur kurang dari satu tahun, bintang asal Brasil itu baru saja menambah masa bakti dengan durasi serupa dengan Barcelona. Seiring dengan kesepakatan baru, nilai klausul pelepasan Neymar naik menjadi 222 juta euro (setara Rp 3,4 triliun).

Nilai tersebut malah menjadi pangkal dari “blunder” La Blaugrana, julukan Barcelona. PSG ternyata memiliki kekuatan finansial untuk mengaktifkan klausul perceraian Neymar dengan klub lamanya.

Berikut ini adalah kronologi transfer Neymar dari Barcelona ke PSG:

Oktober 2016:

Neymar menandatangani perpanjangan kontrak bersama Barcelona hingga 2021. Terselip angka 222 juta euro sebagai nilai klausul pelepasan di dalam kesepakatan kedua belah pihak.

Mei 2017:

Awal mula drama transfer Neymar, dia dikabarkan tak puas karena Barcelona gagal menjuarai Divisi Primera La Liga, kasta pertama Liga Spanyol. Terlebih lagi, dia juga tidak menang di Ballon dOr.

29 Juni 2017:

Bursa transfer musim panas 2017 resmi dibuka.

17 Juli 2017:

Media Spanyol mengklaim bahwa Paris SaintGermain bersedia membayar klausul pelepasan Neymar. Operasi 222 mulai berkumandang.

19 Juli 2017:

Presiden FC Barcelona, Josep Maria Bartomeu, bereaksi dengan mengatakan Neymar tak dijual.

20 Juli 2017:

Pelatih PSG, Unai Emery, mengatakan bahwa timnya membutuhkan pemain selevel Neymar untuk bersaing di Eropa.

21 Juli 2017:

Foto Neymar yang diunggah di akun Instagram miliknya memanaskan spekulasi soal masa depannya.

A post shared by neymarjr (@neymarjr) on Jul 20, 2017 at 7:10pm PDT

26 Juli 2017:

Bek Barcelona, Gerard Pique, mengunggah foto bersama Neymar plus kalimat berbunyi, “Dia akan bertahan.”

Pique kemudian mengatakan kalimat tersebut hanyalah opini pribadi.

28 Juli 2017

Neymar berkelahi dengan Nelson Semedo dalam sesi latihan Barcelona di Miami, Amerika Serikat. Dia langsung meninggalkan sesi latihan menuju hotel tim. Isu kepergian Neymar pun kian ramai.

29 Juli 2017:

Rekan setim Neymar, Luis Suarez, meminta Neymar segera menjelaskan posisinya. Suarez juga berharap agar Neymar bertahan.

30 Juli 2017:

Eks rekan setim Neymar di Barcelona, Dani Alves, mengatakan keinginan agar sang penyerang bergabung dengannya di PSG.

31 Juli 2017:

Chairman La Liga, Javier Tebas, mengultimatum akan mengadukan PSG ke UEFA. PSG dianggap melanggar Financial Fair Play (FFP) dalam proses pendekatan ke Neymar.

2 Agustus 2017:

Neymar mendapat izin untuk absen latihan. Diduga, dia sudah membuat keputusan soal masa depannya.

3 Agustus 2017:

La Liga menolak niat pengacara Neymar untuk mengirim pembayaran. Sebagai gantinya, pihak Neymar membayarkan uang klausul pelepasan langsung ke Barcelona.

Hari yang sama, PSG mengumumkan kedatangan Neymar plus ikatan kontrak berdurasi lima tahun, sama seperti kesepakatan sang pemain dengan Barcelona pada Oktober 2016.