Barcelona Ungkap Alasan Menahan Sertifikat Transfer Neymar

Barcelona membeberkan alasan menahan sertifikat transfer milik Neymar. Belum lunasnya biaya transfer menjadi penyebab utama Azulgrana melakukan hal tersebut.

Neymar pindah ke Paris SaintGermain ( PSG) pada bursa transfer musim panas ini setelah klub raksasa Liga Perancis itu menebus klausul pelepasan kontraknya. PSG rela menggelontorkan dana 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun), yang menjadikan penyerang asal Brasil itu pemain termahal di dunia.

Namun pemain 25 tahun ini belum bisa melakukan debutnya bersama PSG karena terkendala administrasi. Barcelona belum mengirimkan sertifikat transfer internasional ke PSG untuk mendaftarkan mantan pemain Santos tersebut.

Neymar telah melewatkan kesempatan awal untuk bertanding dengan Amiens pada Sabtu (5/8/2017) atau Minggu dini hari WIB. Dia juga kemungkinan masih absen pada pekan kedua Ligue 1, kasta tertinggi Liga Perancis, melawan Guingamp, Senin (14/8/2017), karena Barca tak kunjung mengirimkan sertifikat transfer tersebut.

Barca menolak untuk menyelesaikan transfer sampai PSG menerima klausul pelepasan pemain tersebut sebesar 222 juta euro. Barca memang tidak diwajibkan untuk mengirim sertifikat itu hingga 18 Agustus 2017.

Transfer Neymar memang menyisakan beberapa masalah. Salah satunya, Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, akan melaporkan transfer tersebut ke UEFA karena tidak senang dengan cara Neymar meninggalkan Camp Nou.

Selain itu, Barca enggan membayar bonus sebesar 26 juta euro karena Neymar hijrah ke PSG pada bursa transfer musim panas 2017.