Barcelona Tak Ingin Biaya Transfer Neymar Dicicil

Drama transfer Neymar mencapai klimaks pada Rabu (2/8/2017). Barcelona akhirnya rela melepas penyerang berusia 25 tahun itu yang ingin meninggalkan Camp Nou.

Melalui situs resmi, Barcelona mengumumkan bahwa Neymar ingin hengkang. Tetapi Barca pun memberikan syarat bagi klub yang akan menggaet mantan pemain Santos ini soal tata cara pembayaran transfer.

“Kami menginformasikan bahwa klub peminat harus menebus klausul pembelian dari kontrak per 1 Juli sejumlah 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun) dan harus dibayarkan secara keseluruhan,” demikian pernyataan di situs resmi Barcelona.

Pengumuman tersebut muncul beberapa jam setelah Neymar dan ayahnya, Neymar Santos Senior, berjumpa para petinggi Blaugrana. Selain mematok klausul tersebut tidak dicicil, klub peminat juga harus memikirkan tarif pajak Neymar yang bisa mencapai jumlah 300 juta euro (sekitar Rp 4,728 triliun).

Dengan pernyataan itu, Neymar hanya boleh dibeli dengan harga tersebut ataupun dengan pilihan lain, yaitu pertukaran pemain yang nilainya sebanding.

Meskipun Barca tak menyebutkan klub tujuan Neymar, tetapi rumor yang beredar selama ini mengarah kepada raksasa Liga Perancis, Paris SaintGermain. Klub kaya raya itu siap menebus klausul pelepasan Neymar dan mereka juga bersedia memberikan kontrak berdurasi lima tahun dengan gaji 30 juta euro (sekitar Rp 472,806 miliar) per musim.