Bek Barcelona Tak Gentar Ancaman Pemerintah Spanyol

Bek tangguh Barcelona Gerard Pique mengajak warga Catalunya memberikan suaranya dalam referendum kemerdekaan. Pique juga terangterangan menyatakan dukungan keinginan Catalunya merdeka dari Spanyol.

Wiliayah Catalunya sudah sejak lama ingin memisahkan diri dari pemerintahan Spanyol. Isu tersebut kembali berembus kencang pada pertengahan 2017, tepatnya sejak Juni lalu.

Saat itu, Pemimpin Daerah Catalunya mengumumkan referendum kemerdekaan yang akan digelar pada 1 Oktober 2017. Seluruh penduduk daerah itu diminta untuk memberikan suara untuk menentukan apakah Catalunya akan merdeka atau tidak.

Situasi tersebut membuat hubungan Catalunya dengan Pemerintah Spanyol memanas. Menurut pemerintah pusat, tindakan tersebut ilegal dan Catalunya terancam mendapatkan sanksi.

Akan tetapi, Pique tidak gentar dengan ancaman tersebut. Melalui akun Twitternya, mantan bek Manchester United itu mengajak warga Catalunya untuk memberikan suaranya.

Des davui i fins diumenge, expressemnos pacíficament. No els hi donem cap excusa. És el que volen. I cantem ben alt i ben fort. #Votarem

Gerard Piqué (@3gerardpique) September 28, 2017

“Hari ini hingga Minggu, kita akan mengekspresikan diri dengan damai. Jangan memberi mereka alasan yang diinginkan. Kami akan memberikan suara dengan lantang dan kuat,” tulis Pique.

Andai Catalunya merdeka, Barcelona terancam tidak dapat bermain di La Liga. Kondisi itu karena mereka membutuhkan izin dari Dewan Legislatif Spanyol.