Alasan Luis Milla Coret 7 Pemain Senior Timnas Indonesia

Tujuh dari delapan pemain senior dicoret Luis Milla dari skuat Timnas Indonesia. Hanya Ilija Spasojevic yang masih mengikuti latihan bersama Skuat Garuda di Stasion Wibawa Mukti hingga 25 November mendatang.

Ketujuh pemain yang dicoret dari Timnas Indonesia adalah Andritany Ardhyasa, Fachruddin Wahyudi Aryanto, M Taufiq, Bayu Pradana, Ahmad Jufriyanto, Andik Vermansah, dan Boaz Solossa. Mereka absen dalam laga uji coba kontra Guyana di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (25/11/2016).

“Sebenarnya bukan dicoret, tapi dipulangkan. Luis Milla memberikan mereka libur setelah kompetisi,” kata asisten pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (21/11/2017).

Lebih lanjut, Bima mengatakan, ketujuh pemain yang dipulangkan tidak akan diganti. Mereka akan dibawa Luis Milla ke Aceh untuk tampil di Aceh World Solidarity Cup, 812 Desember 2017.

Maksud digelarnya turnamen ini adalah untuk memberi tahu kepada dunia internasional bahwa Aceh saat ini sudah bangkit setelah terpuruk lantaran bencana Tsunami pada 2004 silam. Ada empat negara yang diundang dalam ajang tersebut. Selain Indonesia, juga ada Brunei Darussalam, Kyrgyzstan, dan Mongolia.

“Jadi pemain diistirahatkan, tapi saat ke Aceh kemungkinan besar akan dibuat simulasi seperti pertandingan di Asian Games,” ucap Bima.

“Dari delapan pemain senior, akan ada tiga pemain yang dipanggil untuk tampil di Asian Games. Kita akan simulasi dengan menggunakan tiga pemain senior di Aceh,” tambah mantan pemain Timnas Indonesia itu.