Alumni La Masia, Luis Milla Sekuat Tenaga Bantu Timnas Indonesia

Pelatih timnas Indonesia, Luis Milla menegaskan dirinya berkomitmen membantu sepak bola Indonesia. Tak hanya di level senior, Milla juga berniat membantu pembinaan usia muda di Indonesia.

“Meski saya melatih timnas senior, kecintaan saya ada pada usia muda. Apalagi, saya pernah menimba ilmu di akademi Barcelona, La Masia. Saya akan sekuat tenaga bantu Indonesia,” ujar Milla.

Perkataan tersebut diungkapkan Milla dalam acara diskusi sepak bola usia muda dengan tema Mengejar Pentas Dunia. Diskusi yang terselenggara berkat kerjasama Liputan6.com dan PSSI Pers itu juga menghadirkan pelatih timnas Indonesia U16, Fakhri Husaini, dan pelatih timnas Indonesia U19, Indra Sjafri.

Dalam diskusi tersebut, Milla membagikan informasi soal cara Spanyol membangun sepak bolanya. Milla menuturkan, setiap region atau provinsi di Spanyol memiliki pelatih timnas usia muda.

Para pelatih itu, kata Milla, bertugas mencari pemain lewat kompetisikompetisi lokal. Nantinya, mereka akan menyerahkan data para pemain tersebut ke pelatih timnas Spanyol untuk dipilih.

“Mungkin akan sulit dicontoh oleh Indonesia karena Indonesia negara besar. Tapi kalau mau kenapa tidak,” kata Milla.

Sebelum melatih timnas Indonesia senior, Milla pernah tercatat sebagai pelatih timnas Spanyol U21, U20, dan U19. Ia sukses membawa timnas Spanyol U21 menjadi juara di Piala Eropa U21 tahun 2011.

Para alumni timnas Spanyol asuhan Milla itu antara lain bintang Real Madrid, Isco, gelandang Barcelona, Gerard Deulofeu, dan gelandang Atletico, Saul Niguez.