Dele Alli yang Timbul-Tenggelam Musim Ini

Dalam dua bulan terakhir, nama Dele Alli cenderung tenggelam dan tak banyak diekspos. Sekalipun ada, itu menyoal performanya yang angin-anginan.

Alli tak pelak jadi salah satu gelandang berbakat Inggris saat ini. Di usia 21 tahun, Alli sudah jadi andalan di klubnya Tottenham Hotspur dan timnas Inggris.

Tak butuh waktu lama bagi Alli menaikkan namanya dalam dua tahun terakhir dan jadi incaran banyak klub besar Eropa. Di musim ini, Alli membuktikan dia masih jadi andalan Spurs di lini serang.

Hingga musim memasuki bulan November, Alli sudah bikin tujuh gol dan satu assist di seluruh kompetisi untuk membawa Spurs melaju di Liga Champions dan Premier League. Tapi, Alli tiba-tiba saja “menghilang” usai bikin dua gol ke gawang Real Madrid awal bulan lalu.

Memang Alli masih bisa bikin enam assist, tapi publik dan fans tahu kalau gol-lah yang lebih ditunggu dari eks pemain Milton Keynes Dons itu. Seiring dengan periode seret golnya, Alli tampil buruk dan Spurs pun menurun drastis.

Alli pun jadi sasaran kritik fans Spurs dan juga fans lawan yang tak senang dengan permainan brutalnya belakangan ini. Di laga kontra Manchester City, Alli beruntung tak dikartumerah usai menekel keras Kevin De Bruyne.

Lalu saat Spurs menang 3-0 atas Burnley di mana Alli bikin satu assist, publik mengkritik karena pelanggaran keras kepada Charlie Taylor yang berbuah kartu kuning. Tak cuma itu, Alli juga dicemooh karena dianggap diving yang membuahkan penalti untuk gol pertama Spurs.

“Saya rasa cemoohan publik membuat tampil lebih baik. Anda lihat saat menghadapi Burnley – saya rasa itu fantastis. Dia membungkam penonton. Dia dianggap penjahat tapi bikin dua assist – penalti dan gol ketiga saya. Seperti itulah ketika dia dalam performa terbaiknya. Saya harap dia bisa terus melakukannya,” tutur striker Spurs, Harry Kane, seperti dilansir Soccernet.

Kane pun yakin performa Alli saat menghadapi Burnley bisa jadi titik balik untuk pada performa terbaiknya.

“Dia orang yang hebat dan juga pribadi yang menyenangkan. Dia memang harus tampil agresif karena itulah dia bisa jadi pemain seperti sekarang,” sambungnya.

“Tapi Dele tetap fokus (meski dikritik). Penting untuk kami kalau dia terus seperti itu – Saya rasa itu fantastis. Orang-orang akan membicarakan itu. Kritik itu selalu ada dalam sepakbola dan tergantung Anda menyikapinya. Saya rasa dia sudah bersikap benar,” tutup Kane.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *