Demi Sepakbola dan Penonton, Guardiola Berharap Lebih Banyak Tim Tampil Ofensif

Pep Guardiola menantang tim-tim lain di Premier League untuk berani bermain lebih ofensif. Dia menilai hal itu akan bagus untuk sepakbola dan para penggemar.

Hal tersebut diungkapkan Guardiola usai memimpin City menang 1-0 di markas Newcastle United, Kamis (28/12/2017) dinihari WIB. Dalam laga itu, The Citizens tampil amat dominan atas tuan rumah yang bermain defensif.

City menguasai bola hingga 78% dan menciptakan begitu banyak peluang meski cuma satu yang menjadi gol. Ada 21 tembakan yang dilepaskan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang dan dua lainnya membentur tiang/mistar. Sementara Newcastle cuma punya enam percobaan di mana dua dari angka itu tepat target.

Guardiola mengakui lebih senang menghadapi tim yang meladeni permainan menyerang timnya. Namun menegaskan tak mau menghakimi ide-ide manajer lain terhadap sepakbola.

Pada akhirnya menghadapi City dengan memilih bermain defensif sebenarnya tak banyak menolong. Faktanya City sudah kerap menghadapi situasi serupa –melawan tim yang menumpuk pemain di pertahanan– dan tetap tak terbendung.

Dalam 20 pekan yang sudah berjalan di Premier League, City menang 19 kali dan cuma sekali berimbang. Satu-satunya laga di mana mereka gagal menang adalah saat bermain dengan 10 pemain selama separuh pertandingan.

“Saya ingin lawan memainkan bola, demi sepakbola itu sendiri dan demi penonton, demi semua orang. Tapi semua manajer bisa menentukan apa yang dia inginkan,” ungkap Guardiola dikutip Sky Sports.

“Anda harus menemukan dan mencari sebuah jalan untuk menyerang mereka ketika mereka bertahan dengan 11 pemain di kotak penalti, ketika seorang penyerang menempel gelandang jangkar kami, dan ada sembilan atau 10 orang menunggu lemparan ke dalam, tendangan bebas, atau korner.”

“Saya tak bisa menghakimi mereka. Tapi saya rasa menyerang di situasi itu akan menciptakan cukup banyak peluang untuk mencetak banyak gol. Selalu merupakan sebuah keyakinan bahwa cara terbaik untuk bertahan itu berada sejauh mungkin dari gawang Anda.”

“Kebanyakan orang berpikir dengan sepenuhnya berbeda. Tapi itulah yang membuat sepakbola luar biasa,” imbuhnya.

City sejauh ini jadi tim paling produktif sekaligus susah dibobol di liga. Mereka mencetak 61 gol dan baru kemasukan 12 kali, keduanya adalah catatan terbaik sejauh perjalanan musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *