Dituduh Wenger Permisif terhadap Diving, Pochettino: Kita Ini Terlalu Sensitif

Arsene Wenger menuduh Mauricio Pochettino mengizinkan para pemainnya mengakali lawan, termasuk dengan diving. Wenger juga menyebut para pemain Inggris master diving.

Tottenham Hotspur mendapat banyak kecaman usai pertandingan melawan Liverpool di Anfield akhir pekan lalu. Dalam laga yang berakhir imbang 2-2 itu, Spurs mendapat dua hadiah penalti, yang dinilai sebagai aksi diving dari Harry Kane dan Erik Lamela.

Sebelum aksi diving kedua pemain tersebut, Dele Alli lebih dulu melakukannya. Namun, aksi diving yang dilakukan Alli berbuah kartu kuning untuk dirinya.

Manajer Arsenal, Wenger, pun melontarkan kritikan jelang pertemuan melawan Spurs akhir pekan ini. Dia menyebut manajer Spurs, Pochettino, memang ingin melihat pemainnya menipu lawan termasuk dengan aksi diving.

Tak terima dengan tuduhan itu, Pochettino mengeluarkan pembelaan. Dia menegaskan sebagai pribadi yang jujur. Bahkan, saat memperkuat Argentina melawan Inggris di Piala Dunia 2002, Pochettino sebagai korban aksi diving Michael Owen yang saat itu masih menjadi striker Inggris.

Pochettino juga meyakini bahwa ini bukan persoalan kultur di satu negara saja, seperti klaim Wenger.

“Saya selalu jujur. Di tahun 2002, pandangan saya tentang sepakbola Inggris (adalah) saya tidak menyentuh Michael Owen dan dia diving,” kata Pochettino seperti dikutip¬†Soccerway.

“Sekarang ini kita sangat sensitif. Saya suka merawat rasa dari sepakbola. Sepakbola bagi saya adalah kreatif, mencoba untuk tidak curang, tapi mengakali lawan dengan cara yang baik,” sambungnya.

“Jangan cuma fokus ke satu negara, saya menyukai keberagaman. Anda bisa menemukannya (diving) di Inggris atau Spanyol, tipe pemain yang berbeda,” Pochettino menegaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *