Jadi Kiper Ketiga MU, Bagaimana Perasaan Joel Pereira?

Ditempat dalam sistem akademi Manchester United (MU) bukan berarti Joel Pereira bakal dapat tempat utama dalam skuat inti. Faktanya, sampai saat ini ia masih menyandang status sebagai kiper ketiga MU.

Sampai musim ini, Pereira berada di bawah bayang-bayang dua kiper utama MU, yakni David De Gea dan Sergio Romero. Agar tak ada yang merasa tersakiti, pelatih Jose Mourinho pun mencoba untuk mengatur jadwal bermain keduanya.

Jika De Gea menjadi pilihan utama di Liga Inggris, Romero lebih sering dimainkan di kompetisi domestik seperti Piala Liga Inggris dan Piala FA, serta sesekali di Liga Champions. Dengan begitu, sulit bagi Pereira untuk mendapat kesempatan.

Tak heran jika kiper 21 tahun itu baru tiga kali tampil bersama MU meski sudah dipromosikan ke tim utama sejak musim lalu. Bahkan, dalam tiga penampilan itu ia hanya mendapatkan 120 menit bermain secara keseluruhan.

“Saya sangat senang. Seperti nomor tiga, saya punya dua kiper di atas saya, dan mereka banyak membantu saya. Mereka memiliki banyak pengalaman dan mereka menolong saya dengan itu. Saya juga memiliki pelatih yang sangat membantu dan selalu berada di sisi saya. Saya belajar banyak, jadi saya senang di mana saya saat ini,” ujar Pereira, dilansir Manchester Evening News.

Pereira yang masih berusia 20 tahun itu sudah melakoni debutnya sebagai kiper pengganti saat MU menang 4-0 atas Wigan Athletic pada babak 4 Piala FA 2016/2017. Kala itu, ia menggantikan Romero di menit ke-80.

Pereira sendiri sudah bergabung dengan MU sejak 2012. Namun, ia kesulitan bersaing untuk mendapatkan tempat utama karena faktor pengalaman. Ia pun sempat dipinjamkan ke Rochdale dan Belenenses.

Sayang, tak berapa lama setelah melakoni debutnya, ia justru mengalami cedera lutut. Ia baru pulih pada April 2017 dan muncul di bangku cadangan MU saat menang 3-1 atas Sunderland di Old Trafford, 26 Desember 2016.

“Sangat bagus mendengar hal-hal baik datang dari pelatih. Sekarang saatnya saya menunjukkan kepada orang lain bahwa ia benar tentang saya dan semua yang ia katakan adalah kebenaran. Saya baru belajar dan mendapatkan pengalaman. Kita akan lihat apa yang terjadi selanjutnya,” Pereira menjelaskan.

Manchester United U-19: 4 kebobolan, 1 clean sheet dari 3 laga

Manchester United U-23: 32 kebobolan, 8 clean sheet dari 28 laga

Manchester United: 1 kebobolan, 2 clean sheet dari 3 laga

Neuchatel Xamax: 1 kebobolan, 3 clean sheet dari 4 laga

Rochdale: 9 kebobolan, 1 clean sheet dari 8 laga

Belenenses: 9 kebobolan, 4 clean sheet dari 10 laga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *