Kalah di Kandang, Hanafi Sesalkan Banyak Peluang yang Terbuang

Persegres Gresik United gagal lagi meraih poin penuh di kandang dalam lanjutan Liga 1. Kali ini mereka menyerah 01 dari Borneo FC dalam pertandingan di Stadion Petrokimia, Gresik, Senin (4/9/2017) sore.

Borneo FC menang berkat gol tunggal Lerby Eliandry pada menit ke18. Mendapat umpan sundulan dari Terens Puhiri, striker yang baru saja kembali usai memperkuat Timnas Indonesia beruji coba kontra Fiji tersebut sukses mencetak gol dengan tendangan voli.

Pelatih Persegres, Hanafi, mengatakan tim Laskar Joko Samudro sebenarnya bisa mengimbangi Borneo FC. Masalahnya, Persegres tidak dinaungi keberuntungan.

“Saya lihat kami bisa mengimbangi Borneo, cuma kami tidak beruntung. Saya lihat golnya Borneo juga sangat sederhana sekali dan akhirnya kami kalah 10,” ujar Hanafi selepas pertandingan.

Persegres menaikkan tempo permainan setelah tertinggal. Beberapa kali mereka mengancam gawang Borneo FC, terutama pada babak kedua. Sayang, serangkaian peluang yang didapat gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Patrick da Silva, Arga Permana, Arsyad Yusgiantoro, maupun Yusuf Efendi.

Itu yang saya sesalkan, terlalu banyak peluang yang terbuang. Arsyad dan Arga juga terlalu main ke pinggir, harusnya lebih ke tengah, karena Patrick berada di tengah sendiri. Kalau Arsyad dan Arga mendapatkan bola, selalu kesulitan karena tidak ada teman, kata dia.

Sebetulnya kalau dia agak ke tengah, dipadu dengan bola cepatpendek, saya kira hasilnya mungkin akan berbeda. Saya juga nggak tahu sampai kapan seperti itu, sehingga tidak ada peluangpeluang bagus yang berhasil dimanfaatkan, tutur Hanafi.

Kekalahan ini membuat Persegres makin terbenam di dasar klasemen dengan raihan poin tujuh. Sementara itu Borneo FC merangsek ke posisi sembilan dengan koleksi 32 poin.

Pada pertandingan selanjutnya, Persegres bakal melakoni duel sesama penghuni papan bawah. Mereka ditunggu tuan rumah Persiba Balikpapan dalam laga yang bakal dilangsungkan pada 9 September mendatang.