Koneksi Mkhitaryan-Aubameyang Ancaman bagi Spurs

Pierre-Emerick Aubameyang bisa jadi tak akan bergabung ke Arsenal andai klub asal London itu tak menghadirkan Henrikh Mkhitaryan lebih dulu pada penutupan bursa transfer Januari 2018 lalu.

Miki memang sudah mendarat di Emirates sejak 22 Januari 2018. Dia ditukar dengan Alexis Sanchez yang pindah ke Manchester United.

Setelah urusan kepindahannya rampung, Miki ternyata kemudian mengontak Auba. Kebetulan, striker asal Gabon dikabarkan sudah tidak betah di Dortmund dan ingin pindah ke klub yang lebih besar. “Berkali-kali, Miki menghubungi saya. Dia menanyakan, ‘Apakah kamu akan datang atau tidak.’ Saya pun merespons, ‘Kamu harus memberi tahu terlebih dahulu apakah kamu akan direkrut oleh Arsenal atau tidak’,” tutur Auba kepada Arsenal Weekly Podcast. “Kemudian, Miki mengatakan bahwa semuanya sudah beres. Dia adalah faktor penting yang membuat saya datang ke Arsenal,” ujar Auba menambahkan.

Sebelum bereuni di Arsenal, hubungan kedua pemain ini memang sudah terjalin sejak sama-sama membela Dortmund. Koneksi Miki-Auba ini bahkan memberikan efek besar terhadap ketajaman lini depan Dortmund. Total, ada 118 laga yang dilakoni Miki-Auba bersama. Hasilnya, Miki menyumbangkan 33 gol dan 44 assist, sementara Auba mencetak 66 gol dan 24 assist.

Efek serupa kini mulai dirasakan Arsenal. Saat Arsenal menang 5-1 atas Everton pada partai lanjutan Premier League di Stadion Emirates, Sabtu (3/2/), Miki berhasil menciptakan 3 assist, salah satunya untuk gol Auba yang melakoni debutnya. “Kami memang sudah saling memahami baik di dalam maupun di luar lapangan. Itulah alasan kami begitu mudah melakukannya. Tentu saja, kami ingin mengulangi penampilan di Dortmund,” ucap Auba.

Koneksi Miki-Auba ini patut diwaspadai oleh lawan-lawan Arsenal, terutama Tottenham Hotspur yang akan menjamu mereka di Stadion Wembley, Sabtu (10/2/2018).

Spurs bukanlah lawan asing buat Miki-Auba. Di pertandingan babak 16 besar Liga Europa 2015/16, mereka membawa Dortmund menang 3-0 atas Tottenham.

Auba juga sudah cukup akrab dengan gawang Spurs. Saat memperkuat Dortmund, ia tercatat sudah empat kali bertanding melawan Spurs; dua kali di Liga Champions dan dua kali di Liga Europa. Dari empat duel tersebut, Auba mencetak empat gol ke gawang Spurs. Satu gol di Liga Champions, sementara tiga gol lainnya dia buat dalam dua kali duel melawan Spurs di Liga Europa. “Saya pikir kami ada di tengah musim dan mereka adalah pemain berkualitas top, jadi kenapa tidak mereka mengulang performa seperti itu?” kata Arsene Wenger.

Di sisi lain, Mauricio Pochettino tak mau memberi perhatian khusus pada dua amunisi anyar Arsenal itu. Menurutnya, tanpa duet Miki-Auba pun The Gunners adalah lawan yang sulit ditaklukkan. “Arsenal akan jadi lawan yang sulit. Mereka punya kualitas yang bagus, pemain bertalenta dan mereka salah satu tim terbaik di liga.”

“Saya tidak bisa mengatakan apakah mereka terlihat lebih kuat atau tidak sejak pemain baru datang. Kami fokus pada tim sendiri. Saya tidak peduli. Mereka bermain dengan 11 pemain, kami juga bermain dengan 11 pemain,” katanya.

Spurs sendiri cukup percaya diri menghadapi pertandingan ini. Selain karena posisi mereka di klasemen Liga Inggris yang lebih baik di banding Arsenal, Spurs juga pantas jemawa karena tren penampilannya yang semakin membaik. Spurs belum terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhirnya di Premier League.

Catatan itu semakin bagus manakala melihat rekor kandang mereka. Dari 13 laga kandang yang sudah mereka lakoni, Spurs hanya satu kali menelan kekalahan, delapan kali meraih kemenangan, dan empat kali meraih hasil imbang.

Namun demikian, Spurs juga tetap harus waspada karena pada pertemuan pertama musim ini, mereka menyerah 0-2 saat laga digelar di Stadion Emirates. Selain itu, rekor Arsenal saat bermain di stadion Wembley juga apik. Sejak 2014, Arsenal sudah sembilan kali bermain di Wembley, dan semuanya berakhir dengan bahagia.

Spurs harus semakin waspada karena mereka harus membagi konsentrasinya di ajang Liga Champions. Rabu (13/2) dini hari, mereka akan bertandang ke markas Juventus Stadium untuk melakoni babak 16 besar Liga Champions. Karena itu Pochettino harus pintar-pintar merotasi skuatnya guna meraih kemenangan pada dua pertandingan penting itu.

Karena itulah Pochettino mengaku akan melakukan beberapa rotasi, termasuk memberikan waktu bermain bagi penggawa anyarnya, Lucas Moura. Sejak dibeli dari PSG Januari lalu, Moura sama sekali belum dimainkan. “Saya pikir dia (Lucas Moura) siap. Mungkin dia punya kesempatan pada Sabtu nanti. Dia bekerja dengan baik, berlatih dengan keras,” kata Pochettino.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *