Mangkir Ujian, Donnarumma Kena Teguran Menteri Pendidikan Italia

Setelah ramai diberitakan soal perpanjangan kontrak bersama AC Milan hingga membuat fans geram, Gianluigi Donnarumma (18 tahun) kembali menyita perhatian publik. Kali ini terkait soal pendidikannya.

Menteri Pendidikan Italia, Valeria Fedeli, secara langsung mengeluarkan surat terbuka kepada kiper belia AC Milan, Gianluigi Donnarumma, untuk menyelesaikan studi di jenjang scuola secondaria di secondo grado atau setara dengan sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia.

“Saya sangat berharap Anda bisa segera menuntaskan pendidikan pada tahun depan tanpa keraguan dan disertai dengan komitmen penuh,” tulis Fedeli dalam suratnya melalui La Gazzetta dello Sport.

“Saya tidak ingin menghakimi keputusan Anda. Namun, saya harap Anda bisa menunjukkan bahwa atlet papan atas juga bisa menjadi murid yang baik, seperti dilakukan oleh para pendahulu Anda. Jangan berhenti belajar!”

Surat ini dikeluarkan sang menteri untuk mengingatkan Donnarumma setelah sang kiper mangkir dari ujian akhir seusai membela tim nasional Italia di Piala Eropa U-21 pada akhir Juni 2017 di Polandia.

Tanpa berpikir panjang, Donnarumma justru memilih untuk berlibur di Ibiza. Ia tidak ingin masa-masa rehatnya kembali terganggu setelah membela Italia sebelum kembali berkutat dengan dunia sepak bola bersama Milan pada laga-laga pramusim menghadapi musim 2017-2018.

Donnarumma yang mengikuti kelas akselerasi agar bisa mendapatkan ijazah SMA lebih cepat wajib mengikuti ujian tersebut. Jika tidak, ia baru bisa mengikuti ujian serupa satu tahun kemudian untuk menyelesaikan studinya.

Pada tahun depan, bukan berarti Donnarumma memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan ujiannya. Ia juga memiliki peluang untuk terpilih membela Italia pada Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia.

Sikap ini tidak berbandung lurus dengan seniornya di timnas Italia, Giorgio Chiellini. Meski sibuk membela Juventus, bek berusia 32 tahun itu masih mampu menyediakan waktu untuk menyelesaikan studi S-2 Administrasi Bisnis di Universitas Turin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *