Masalah Konsistensi Jadi Evaluasi Mourinho untuk Man United

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, akan melakukan evaluasi kepada skuadnya usai gagal meraih gelar juara Liga Inggris pada musim ini. Menurutnya satu hal yang menjadi sorotan timnya pada musim ini adalah masalah konsistensi.

Sejak awal musim, Setan Merah –julukan Man United– memang tampil meyakinkan yang tanpa mengalami kekalahan di delapan laga pertama. Namun semuanya menjadi rusak kala mereka mengalami kekalahan perdana di laga kesembilan saat bertamu ke Huddersfield.

Kekalahan tersebut kemudian berimbas kepada inkonsistensi permainan Man United yang tiba-tiba bisa menang atau kalah secara mengejutkan. Hal tersebut juga terjadi di pertandingan Setan Merah melawan West Bromwich Albion pada pekan ke-33.

Pada momen krusial tersebut, Man United justru mengalami kekalahan yang membuat sang rival sekota yakni Man City akhirnya memastikan diri sebagai juara Liga Inggris 2017-2018. Berbanding terbalik dengan Setan Merah, The Citizens –julukan Man City– memiliki cerita yang berbeda.

Konsistensi skuad asuhan Guardiola itu memang tidak diragukan lagi kala tampil di kompetisi Liga Inggris. Bagaimana tidak, hingga pekan ke-33 ini Man City tercatat hanya mengalami kekalahan dua kali saja.

Bahkan Man City sukses mencatatkan rekor di Liga Inggris dengan meraih kemenangan secara 18 kali beruntun sebelum ditahan Crystal Palace. Sementara kekalahan perdana Man City dirasakan pada pekan ke-23 saat bertamu ke kandang Liverpool yang berakhir dengan skor 3-4.

Melihat capaian rival sekotanya tersebut, Mourinho menyepakati jika konsistensi menjadi sangat penting bagi sebuah tim untuk memenangi kompetisi Liga Inggris. Menurutnya itu yang harus dilakukan Man United pada musim depan, selain soal kualitas.

“Anda tidak bisa memenangkan gelar dengan inkonsistensi. Anda harus memenangkan gelar dengan kualitas, tentu saja. Tanpa kualitas Anda tidak punya peluang,” ungkap Mourinho, mengutip dari laman resmi Man United, Selasa (17/4/2018).

“Tetapi Anda juga harus memenangkan gelar dengan konsistensi. Itu adalah konsistensi di setiap level dan bukan hanya soal level penampilan, tetapi dari hari ke hari semuanya harus konsisten dari hari pertama sampai hari terakhir. Jadi salah satu hal yang harus kami tingkatkan adalah konsistensi,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *