Bripka Taufik Sempat Disekap dan Disiksa Sebelum Dibuang ke Ciliwung

Rimanews – Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hendro Pandowo mengungkapkan Bripka Taufik yang mayatnya ditemukan mengambang di Kali Banjir Kanal Gambir, Jakarta Pusat, siang tadi sempat disekap dan dianiya para pelaku pengeroyokan saat penggerebekan rumah bandar narkoba di kawasan Berlan, Matraman, kemarin. “Sempat disekap terlebih dahulu di salah satu rumah di kawasan tersebut, sebelum akhirnya para pelaku mendorong Taufik ke Kali Ciliwung,” kata Kapolres, saat ditemui di Jakarta, Selasa (19/1/2016). Baca Juga PDIP Dinilai Paling Solid Menangkan Ahok Beban Moral Partai NasDem Menangkan Ahok Partai Pendukung Tidak Lagi All Out Menangkan Ahok Jasad anggota polisi yang ikut dalam penggerebekan bandar narkoba itu akhirnya ditemukan di Kali Banjir Kanal Gambir, Jakarta Pusat, siang tadi, pukul 14.00 WIB. “Kami temukan mayat yang bersangkutan mengambang di Kali Banjir Kanal Gambir,” kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno saat dikonfirmasi pada Selasa, (19/01/2016). Sebelumnya diketahui, anggota Unit Reserse Narkoba Polsek Senen bersama ketiga rekannya melakukan penggerebekan di Berlan, Mantraman, Jakarta Timur. Saat dilakukan penangkapan terhadap tiga orang di dalam rumah, salah satu pelaku berteriak dan mengundang 15 warga datang membawa senjata tajam. Bripka Taufik dan salah satu informan polisi sempat terjebak dalam aksi perlawanan itu. Mereka pun dilempar ke Sungai Ciliwung setelah habis dipukuli pelaku. Sejak pukul 17.00 WIB, Senin kemarin, pencarian Taufik sudah digelar dengan melibatkan tim SAR. Tubuhnya akhirnya ditemukan tak bernyawa di Kali Banjir Kanal Gambir, Jakarta Pusat, siang tadi. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : bandar narkoba , Bripka Taufik , berlan matraman , kriminal , Nasional

Sumber: RimaNews