PT Liga Indonesia Terapkan Sistem Budgeting Cap di ISC

JAKARTA- Demi menjaga stabilitas keuangan klub, PT Liga Indonesia (PT LI) akan menerapkan sistem budgeting cap di Indonesia Super Competition (ISC) 2016. Nantinya, setiap klub hanya boleh menghabiskan dana maksimal senilai Rp 7 hingga Rp 7,5 miliar untuk menggaji pemain.  Dalam posisi ini besar potensi terjadinya pengurangan yang drastis dari sisi gaji pemain. Untuk itu, PT LI berharap para pemain dapat memahami kondisi yang saat ini terjadi. “Masyarakat juga harus diberi informasi bahwa jangan klubnya saja yang disalahkan, tapi apakah pemain juga tahu klub cari uang dari mana? Bagaimana sulitnya klub mencari uang?” ucap Tigorshalom Boboy, Sekretaris PT LI.  Menurutnya, saat posisi klub kesulitan keuangan, seharusnya pemain bisa memahami. Bahkan, semestinya kedua pihak dapat saling merasa memiliki dan bekerja sama untuk meningkatkan prestasi klub bersama-sama.  “Kalau prestasi klub meningkat dengan sendirinya nilai jual pemain juga bisa meningkat. Tentu itu akan berpengaruh ke penghasilan pemain itu sendiri,” kata Tigorshalom.*  BERITA TERKAIT Presiden Jokowi Akan Buka Kompetisi ISC di Papua 29 April 551 0 Kompetisi ISC Digelar Sembilan Kali Seminggu 656 0 ISC 2016 Diundur, Mitra Kukar Bersyukur 400 0 Enam Pelatih Asing Geser Pelatih Lokal di ISC A 2016 1830 0 PSM Yakin Stadion Mattoangin Lolos Verifikasi 381 0

Sumber: TopSkor ID