Skandal Suap Hakim PTUN Medan, KPK Kembali Garap Gatot dan Istri

Rimanews – Tak henti-hentinya, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho bersama istri keduanya untuk mendalami kasus suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, mengatakan Evi akan diperiksa sebagai tersangka dan menambahkan keterangan untuk Gatot. Baca Juga Gempa Aceh Sebabkan Belasan Bangunan Roboh KPU Didesak Batalkan Agus-Sylvi karena Program Semiliar untuk RW Gempa 6,4 SR Mengguncang Aceh “Evi akan diperiksa sebagai tersangka dan saksi untuk tersangka GPN (Gatot Pujo),” ujar Yuyuk, Jakarta, Senin (7/9/2015). Sementara Gatot, penyidik KPK akan memintai keterangannya untuk tersangka Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro. Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan di PTUN Medan. Saat OTT tersebut, KPK menyita 15 ribu Dollar Amerika dan 5 ribu Dollar Singapura di ruangan Ketua PTUN Medan, Tripeni Irianto Putro. Pada kasus tersebut, KPK telah menetapkan delapan tersangka. Kedelapan tersangka tersebut adalah Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro, dua angota mejelis hakim Amir Fauzi dan Dermawan Ginting, panitera Syamsir Yusfan, M Yagari Bhastara Guntur alias Gari, Otto Cornelis Kaligis, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya Evi Susanti. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : suap hakim PTUN Medan , OC KALIGIS , Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews