Para Pemainnya Lepas Kontrol, City dan Wigan Didakwa FA

Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) menjatuhkan dakwaan kepada Manchester City dan Wigan Athletic. FA menilai kedua tim gagal mengontrol perilaku para pemain mereka di lapangan.

Tensi pertandingan babak kelima Piala FA di DW Stadium, Selasa (20/2/2018) dinihari WIB, meninggi setelah bek kiri City, Fabian Delph, menekel Max Power pada penghujung babak pertama.

Wasit Anthony Taylor awalnya terlihat akan mengeluarkan kartu kuning untuk Delph. Tapi, Taylor berubah pikiran dan akhirnya mengganjar Delph dengan kartu merah. Momen diusirnya Delph membuat Taylor dikerubungi oleh para pemain dari kedua kubu.

Situasi di pinggir lapangan juga ikut memanas. Manajer City Pep Guardiola dan manajer Wigan Paul Cook terlibat adu argumen sengit. Guardiola dan Cook bahkan masih berdebat ketika keduanya memasuki ruang ganti.

Apa yang dilakukan oleh para pemain City dan Wigan setelah Delph dikartu merah membuat kedua tim didakwa oleh FA. Mereka dianggap gagal mengontrol para pemain masing-masing.

“Kedua klub punya waktu untuk memberikan respons hingga Jumat 23 Februari 2018 pukul 6 sore (GMT),” tulis FA dalam pernyataannya.

Setelah pertandingan berakhir, fans City melemparkan berbagai benda, termasuk papan iklan, ke arah polisi dan steward yang bertugas di lapangan. Sementara itu, ratusan suporter Wigan menyerbu ke dalam lapangan.

Salah satu suporter Wigan mendekati striker City, Sergio Aguero, dan berusaha mengatakan sesuatu. Hal itu memancing kemarahan Aguero, yang terlihat mengayunkan tangannya ke suporter tersebut.

Terkait hal ini, Aguero tak akan dihukum. Akan tetapi, kedua tim diminta untuk memberikan penjelasan terkait keributan yang melibatkan suporter seusai laga tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *