Pep Guardiola Kesal Dengan Gaya Permainan Newcastle

Kemenangan yang diperoleh Manchester City saat mengalahkan Necastle United tidak membuat Pep Guardiola senang.  Guardiola kesal dengan gaya permainan tim tuan rumah yang ditunjukkan pada pertandingan pekan ke-20 Liga Primer Inggris.

Dalam laga yang berlangsung di St James Park, Kamis (28/12/2017), City berhasil menambah daftar kemenangannya lewat gol semata wayang yang dibuat Raheem Sterling di menit 31. Sebenarnya, City mempunyai banyak peluang untuk menambah gol kalau Newcastle tidak memainkan pola bertahanan yang terbilang ketat.

Inilah yang membuat pelatih asal Spanyol kesal. Menurutnya, pelatih Newcastle Rafael Benitez sengaja menumpuk pemain di dalam kotak penalti. Bukan hanya parkir bus, Guardiola menyebut kalau pemain Newcastle tidak mau bermain sepak bola.

Sepanjang permainan The Citizens mampu mengendalikan permainan. Statistik menunjukkan jika 78 persen penguasaan bola dipegang City. Optajoe mencatat sepanjang babak pertama saja, Vincent Kompant Cs berhasil melepaskan lebih dari 359 umpan.

359 – Manchester City completed 359 more passes than Newcastle United in the first half. Control. pic.twitter.com/FHpRLUf6cy

— OptaJoe (@OptaJoe) December 27, 2017

“Kami sudah melakukan segalanya tapi sangat sulit bermain jika tim lawan tidak ingin bermain. Di menit akhir, kami mencoba mengikuti irama permainan mereka. Kami banyak mendapatkan peluang untuk menang 2-0, 3-0, bahkan 4-0,” papar Guardiola pada BBC.

Namun Guardiola tak menyalahkan Benitez yang mencoba mempertahankan gawang anak asuhnya. “Setiap pelatih dapat memutuskan apa yang dia inginkan. Tapi kalau saya memilih untuk mencoba bermain. Saya menghormati yang dilakukan lawan dan kami harus mencoba menemukan cara untuk menyerang mereka.”

Dengan tambahan tiga angka, City makin mantap di posisi puncak klasemen sementara. Raihan angkanya makin menjauh dari pesaing dengan mendulang 58 angka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *