49 Keluarga Rusunawa Ogah Pindah Alamat

CAKUNG (Pos Kota) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta meradang. Pasalnya, masih ada penghuni rumah susun sewa (rusunawa) yang belum mendaftar kependudukan sesuai dengan tempat tinggal alias pindah alamat. “Padahal kami sudah bolak-balik buka pelayanan jemput bola di rusunawa,” tegas Edision Sianturi, Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, saat meninjau pelaksanaan layanan KTP Mobile di Rusunawa Pinus Elok, Penggilingan, Sabtu (11/4). Layanan ini dalam rangka penyisiran dan penertiban warga di rusunawa di Jakarta. Edison menyebutkan dari 800 keluarga yang ada di Rusunawa Pinus Elok, masih ada 49 keluarga yang belum mendaftar untuk pindah alamat. Padahal layanan jemput bola sudah beberapa kali dilakukan. “Kenapa tidak mau mendaftar. Kita akan sisir. Penghuni rusunawa harus kantongi KTP sesuai dengan alamat rusunawa yang ditempati,” sambungnya. BERI WAKTU Sambil menyebut masih memberikan waktu agar mendaftar di kelurahan setempat, Edison mempersiapkan mengelar razia penghuni rusunawa yang ogah mengurus pindah alamat sesuai dengan domisili. “Kami tidak main-main, karena yang membutuhkan rusunawa masih banyak antre,” ucapnya. Layanan keliling di Rusunawa Pinus Elok merupakan penyisiran penduduk penghuni rusunawa yang belum mengurus Surat Perjanjian (SP), KTP, KK dan buku debet bank DKI. Sayid Ali, Kepala UPT Rusun Wilayah III, jumlah warga rusun yang belum mendaftar tinggal sedikit lagi. “Angkanya lupa. Tapi yang jelas sudah di atas 90 persen yang sudah mendaftar ,” katanya seraya menambahkan pihaknya siap menggelar razia dan penertiban bagi warga rusun. (chotim)

Sumber: PoskotaNews