Fadli Zon Sebut Jaksa Agung Incar Setnov Pesanan NasDem

Rimanews – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menuding Kejaksaan Agung (Kejagung) di bawah pimpinan Jaksa Agung HM Presetyo tengah melakukan gerakan politik dengan mengusut kasus Ketua DPR Setya Novanto (Setnov). Sikap Jaksa Agung dalam kasus ini dituding tidak lepas dari posisinya sebagai kader partai Nasdem. “Gerakan dari Kejaksaan Agung ini gerakan politik bukan hukum. Karena Maroef Sjamsoeddin (Presdir Freeport) datang tengah malam. Kok diistimewakan seolah darurat, ini ada apa,” kata Fadli, saat dikonfirmasi, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (7/12/2015). Baca Juga Jaksa Agung Takkan Main-Main Tangani Kasus Ahok 8 Aktivis Ditangkap, Tanda Kemunduran Iklim Demokrasi Fahri dan Fadli Zon Terbang ke Luar Negeri 2 Desember, Ada Apa? NasDem Tolak Novanto Jadi Ketua DPR Lagi Pimpinan Pansus RUU Pemilu Gunakan Sistem Paket Fadli mengingatkan Prasetyo dan Kejagung supaya tidak mengusut kasus Setnov itu untuk dijadikan alat politik semata. “Jangan pilih-pilih kasus terus dijadikan alat politik. Dia (Jaksa Agung HM Prasetyo) kan disebut-sebut juga dalam kasus Bansos di Sumatera Utara,” tuturnya. Sebaliknya, Fadli melihat ada upaya adu domba yang dilakukan PT Freeport Indonesia dalam kasus Setya Novanto. Menurut dia, percakapan dalam rekaman yang dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said adalah obrolan biasa yang bukan sebuah tindakan kejahatan. “Tindakan kejahatan apa yang terjadi, buktikan. Saya tidak melihat itu. Hanya orang ngobrol-ngobrol. Kalau orang ngobrol-ngobrol bisa ngalor ngidul, mulai dari bawa nama tuhan sampai paus, nama kyai, semua dibawa-bawa. Orang ngobrol-ngobrol ya sah-sah saja. Permintaan itu hanya dari pihak Freeport sendiri,” tandas Waketum Gerindra itu. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Nasdem , Fadli Zon , Permufakatan Jahat Ketua DPR , jaksa agung , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews