Semua Orang Ingin Saya Berbuat Kesalahan

Sejak bergabung bersama Liverpool pada tahun 2014, Dejan Lovren, dianggap belum mampu bermain baik dan labil.

Mantan bek Southampton itu kerap mendapat kritik atas penampilannya yang tidak konsisten. Geram dengan tudingan minor sejumlah kalangan, Dejan Lovren membalas.

Bek asal Kroasia itu menyebut bahwa kritikan yang sering ditujukan kepadanya sangat tidak adil. “Semua orang melakukan kesalahan.

Saya bermain buruk dalam satu pertandingan dan bermain baik pada 18 pertandingan lainnya. Namun, orang menunggu saya berbuat kesalahan,” kata Lovren seperti dikutip dari ESPN, Sabtu (31/3/2018).

Menurut pemain bernomor punggung enam ini, respons pemain setelah bermain buruk pada pertandingan selanjutnya seharusnya yang harus dilihat oleh semua orang.

“Ini adalah tantangan. Setelah melakukan kesalahan, apa yang kamu perbuat? Setelah kami kalah dari Tottenham Hotspur, saya bermain di 18 pertandingan dan tidak pernah kalah,” ujar Lovren menambahkan.

“Pemain besar tidak butuh enam atau tujuh pertandingan. Pemain besar hanya butuh satu pertandingan untuk membuktikan kritikan itu salah,”ucap dia.

Setelah Liverpool mendatangkan Virgil Van Dijk pad bursa transfer Januari lalu, banyak kalangan menganggap karier Lovren di Liverpool sudah habis.

Namun, anggapan itu salah karena kehadiran Van Dijk membuat penampilan Lovren semakin baik. “Pelatih Juergen Kloop percaya kepada saya dan saya percaya pada dirisendiri.

Saya selalu punya kepercayaan diri,” tutur pemain berusia 28 tahun ini. Bersama Liverpool, Dejan Lovren sudah bermain sebanyak 142 pertandingan dengan mencetak total lima gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *