Albert Park, Sirkuit Para Legenda F1 yang Dilintasi Rio Haryanto

Singapore 4d Liputan6.com, Melbourne – Rio Haryanto akan memulai debutnya pada ajang balapan F1 2016 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, Minggu lusa (20/3/2016). Diaa memperkuat tim Manor Racing dan menjadi pembalap Indonesia pertama yang berlomba di ajang balapan jet darat itu. Wajar jika pembalap berusia 23 tahun itu mendapat sorotan dari berbagai media asing. Baca Juga 5 Fakta Kemenangan Muenchen Vs Juventus: Guardiola Superior Barcelona Vs Arsenal: Blaugrana Catat Rekor Baru Ekspresi Rossi Satu Ruangan dengan Marquez di Qatar Sirkuit Albert Park yang akan dilintasi Rio merupakan sirkuit semi permanen di sekitar Danau Albert Park, danau kecil buatan manusia. Sirkuit dengan panjang 5,303 kilometer itu menggunakan bagian jalanan yang mengelilingi danau. Pada tahun perdana Formula 1 digelar di sirkuit ini, yakni 1996, bagian jalanan yang dipakai dibangun ulang untuk memastikan kehalusannya. Hasilnya memuaskan. Lintasan sirkuit ini sangat halus dibandingkan dengan sirkuit lain yang dibangun di jalanan umum. Tak hanya itu, Albert Park menjadi satu dari sedikit sirkuit Formula 1 yang memiliki wilayah perairan di pinggir lintasan. Sejak masuk dalam kalender Formula 1, sirkuit yang juga dikenal dengan nama Melbourne Park ini sudah diplot sebagai seri pembuka. Albert Park bukan tipikal sirkuit yang menuntut para pembalap menggeber mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ini dikarenakan banyaknya tikungan. Tercatat ada 16 tikungan di sirkuit ini. Dengan durasi balapan 58 lap, berarti para pembalap bakal menikung sebanyak 928 kali untuk menempuh jarak total 307,5 kilometer. Bertipe medium high speed corner , balapan di sirkuit ini dianggap cukup kencang tetapi relatif mudah. Salah satu yang paling ditunggu penonton adalah pada saat start. Sebab, tikungan pertama hanya berjarak 380 meter setelah start. Sejumlah insiden terjadi di sirkuit ini, salah satunya pada balapan Formula 1 musim 2002. Saat itu, mobil Williams BMW yang dikemudikan Ralf Schumacher terbang akibat menghantam bagian belakang mobil Ferrari milik Rubens Barrichelo. 1 dari 2 halaman

Sumber: Liputan6