Atambua Disiapkan sebagai Kota Festival

Singapore 4d Atambua – Kementerian Pariwisata (Kempar) terus memacu pengembangan destinasi wisata di tanah air. Hal itu, termasuk mengembangkan wilayah perbatasan yang jadi pintu gerbang wisatawan mancanegara ke Indonesia. Kabid Festival Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kempar, Adela Raung, mengatakan, salah satu langkah yang disiapkan oleh Kempar adalah memperbanyak festival musik dan budaya. “Kempar terus memacu promosi wisata dengan rutin menggelar sejumlah festival budaya. Festival Crossborder di Atambua, menjadi salah satu agenda dalam promosi wisata di tanah air,” kata Adelia. Festival Crossborder yang digelar di wilayah Atambua ini, lanjut dia, sengaja dipiloh karena wilayahnya berbatasan langsung dengan Timor Leste. Melalui festival ini, Kempar akan mendorong Atambua sebagai salah satu kota Festival di Indonesia. “Wilayah ini memiliki banyak bakat-bakat seni dan budaya yang mengakar begitu kental. Pastinya, festival ini bertujuan untuk menarik wisatawan dari luar negeri khususnya dari wilayah Timor Leste,” kata Adelia. Kempar dengan didukung oleh pemerintah daerah Atambua, kata Adela, berupaya untuk terus mengembangkan potensi wisata di wilayah ini. “Kita harapkan, potensi tersebut dapat dimaksimalkan dalam bentuk berbagai jenis festival seni dan budaya yang bisa menarik wisatawan,” tambahnya. Wakil Bupati Belu, Drs JT Ose Luan, menambahkan, Festival Crossborder membuat nama Atambua dikenal sebagai salah satu kota penyelenggara festival seni dan budaya yang ada di Indonesia. “Kami turut senang dengan diadakannya rutin festival Crossborder ini. Selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, festival ini dapat memperat tali silaturahmi kita dengan masyarakat yang ada di Timor Leste. Bagaimanapun, kita dengan masyarakat disana masih satu pertalian saudara, meski sekarang dipisahkan oleh dua negara,” kata Ose Luan. Chairul Fikri/FER BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu