Bom Bunuh Diri, KJRI Jeddah: Belum Ada Korban WNI

Singapore 4d Jeddah – Acting Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Dicky Yunus, menyatakan belum ada informasi soal korban warga negara Indonesia (WNI) dalam rentetan bom bunuh diri di Arab Saudi yang terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dicky mengatakan rangkaian ledakan bom itu terjadi pada Senin (4/7) di tiga kota yang berbeda yaitu Jeddah (pukul 03.40), Al Qotif (pukul 19.05), dan Madinah Al Munawarah (pukul 20.10). “Sampai saat ini belum ada info korban di pihak WNI,” kata Dicky saat dihubungi SP lewat pesan singkat hari Selasa (5/7) pagi. Dicky menyatakan situasi di Saudi pada umumnya berjalan normal, tapi terdapat beberapa penjagaan ketat di sekitar lokasi ledakan. Aparat keamanan juga melakukan pemeriksaan di titik-titik tertentu dan memeriksa identitas. Dicky menambahkan, Kedutaan Besar RI (KBRI) Riyadh dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah telah mengeluarkan imbauan melalui media elektronik, seperti Twitter dan Facebook , agar WNI yang berdomisili di Arab Saudi atau yang sedang melakukan ibadah umrah untuk tetap tenang dan waspada, serta menghindari lokasi keramaian yang diduga menjadi sasaran ledakan. “Hal ini berdasarkan informasi yang diterima bahwa ledakan terkait dengan hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli,” ujarnya. “KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah juga mengimbau agar sesama WNI dapat saling memberitahukan kondisi masing-masing dan melaporkan ke KBRI/KJRI melalui Hotline atau satuan tugas apabila ada WNI yang menjadi korban,” tambah Dicky. Berikut kronologi rangkaian pengeboman di Saudi menurut keterangan dari KJRI Jeddah: 1. Bom di Jeddah berlokasi di depan pintu masuk Konsulat Amerika Serikat (AS) di mana pelaku meledakkan diri dengan mengendarai mobil dan mencoba menerobos masuk barikade pintu gerbang Konsulat. Berdasarkan informasi dari media dan Kementerian Dalam Negeri Saudi, pelaku pengeboman telah tewas, sedangkan dua petugas keamanan Konsulat AS terluka dan telah dirawat di Rumah Sakit King Faisal Jeddah. Pelaku pengeboman diketahui seorang berkewarganegaraan Pakistan. 2. Ledakan bom bunuh diri kedua terjadi di dekat masjid Faraj Al Omran, kota Al Qotif (wilayah timur Saudi). Pelaku telah tewas, namun belum ada laporan warga yang meninggal dunia akibat ledakan ini. Belum diketahui juga siapa pelaku bom bunuh diri itu. Aparat keamanan Saudi masih melakukan investigasi kasus. Namun disebutkan media setempat bahwa bom bunuh diri karena adanya perbedaan aliran Syiah. 3. Ledakan bom bunuh diri ketiga juga terjadi di kota Madinah al Munawarah, sekitar 500 meter dari Masjid Nabawi kemarin pukul 20.10. Diberitakan satu pelaku tewas dan empat tentara Saudi juga meninggal dunia. Kemdagri Saudi belum mengungkap siapa pelaku bom bunuh diri dan masih melakukan investigasi. Natasia Christy Wahyuni/PCN Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu