Pemimpin IS Al Baghdadi Bersembunyi di Bunker Mosul

Singapore 4d Mosul – Keberadaan pemimpin milisi Negara Islam (IS) Abu Bakr al-Baghdadi masih belum diketahui, hingga Rabu (19/10). Pada saat yang sama, militer Irak dan tentara Kursi sudah mengepung basis IS di kota Mosul, Irak. Meskipun belum bisa dikonfirmasi, pejabat intelijen militer Irak mengatakan bahwa komandan IS, termasuk pendiri Abu Bakr al-Baghdadi, tengah bersembunyi di bunker, kota Mosul, Irak. Dari tempat itu, para pemimpin IS mengarahkan strategi pertahanan terhadap serangan militer Irak yang berupaya merebut kembali Mosul. “Kami memiliki laporan intelijen bahwa Abu Bakr al-Baghdadi dan beberapa komandan dekatnya bersembunyi di terowongan-terowongan bawah tanah,” ujar Kepala Biro KontraTerorisme Irak, Mayor Jenderal Fadhil al-Barwari. Sejumlah laporan menyebutkan Baghdadi masih berada di Mosul, sedangkan pihak lainnya menyatakan Baghdadi telah melarikan diri ke kota lain sebelah utara, Irak. Lembaga sosial, Save the Children, menyatakan sekitar 5.000 orang dari wilayah konflik telah melarikan diri ke kamp pengungsi di perbatasan Suriah selama 10 hari, sedangkan 1.000 orang lainnya menunggu di perbatasan. Organisasi lainnya, Al-Hol telah membangun rumah untuk 7.500 orang tapi saat ini menampung 9.000 pengungsi. Kamp tersebut telah diperluas sehingga bisa menampung 50.000 orang, tapi aktivis Save the Children menyatakan kamp itu hanya memiliki 16 jamban yang saat ini dipenuhi oleh limbah dan kotoran manusia, serta tidak memiliki air bersih. Kamp-kamp pengungsi akibat perang Irak ini telah dibangun di wilayah selatan, timur, dan utara Mosul sebagai persiapan kedatangan orang-orang yang melarikan diri. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memperkirakan setidaknya 200.000 orang akan datang dari Mosul, beberapa hari ke depan. Lebih dari 1,5 juta warga sipil diperkirakan masih berada di Mosul. IS dilaporkan mencegah mereka pergi dari sana meskipun kondisi mereka kekurangan kebutuhan mendasar. Natasia Christy Wahyuni/WIR Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu