Revisi UU KPK Agar Pimpinannya Bersih

Rimanews – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menegaskan pentingnya Revisi UU KPK melalui UU Nomor 30 Tahun 2002. Misbakhun menilai, dengan adanya Revisi UU tersebut malah akan memperkuat KPK. Terlebih revisi itu akan memberikan imun kepada para komisionernya yang berpotensi tersandung masalah hukum dikemudian hari. Baca Juga Bukan main bom, Djarot cerita Islam di Indonesia Ahok: kenapa cuma saya yang digugat menista agama? Dora girang Aiptu Sutisna cabut laporan “Apakah kita mau dengan UU yang ada kemudian komisioner baru mengalami proses seperti BW (red. Bambang Widjojato) dan AS (red. Abraham Samad)? Kita ingin cari jalan keluar,” kata Misbakhun di Jakarta, Kamis (8/10/2015). “Keinginan itu karena pada Desember nanti ada pemilihan komisioner KPK, mereka harus dijamin tak akan mengalami proses yang sama dengan yang dialami BW dan AS,” sambung Misbakhun. Dirinya juga membantah dengan adanya revisi itu akan melumpuhkan langkah pemberantasan korupsi. “Siapa yang mau melumpuhkan KPK? Tidak ada. kita ingin perkuat KPK,” tutur Misbakhun. Untuk diketahui, revisi UU KPK diinisiasi oleh 6 fraksi di DPR, terdiri dari 45 anggota yang menginginkan adanya perbaikan dalan UU KPK tersebut. Fraksi-fraksi itu adalah PDIP, PKB, NasDem, Hanura, Golkar, dan PPP. Sedangkan yang menolak Fraksi PKS dan Demokrat. Sisanya, Gerindra dan PAN masih belum ada tanggapan. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : REVISI UU KPK , Pembubaran KPK , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews