Densus Dalami Tersangka Baru Jaringan Teror Batam

Sports Okezone Jakarta – Densus 88/Antiteror terus mendalami keterangan tersangka terbaru dalam jaringan Katibah Gigih Rahmat (KGR) yang dibekuk di Warnet Maxxis, Perumahan Fanindo, Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau Sabtu (3/9) kemarin. “Kami masih terus mendalami keterangan dari pelaku. Dia jaringan Gigih Rahmat Dewa yang punya sejumlah peran penting,” kata Kadensus 88/Antiteror Brigjen Edy Hartono saat dihubungi Minggu (4/9) malam. Seperti diberitakan tersangka terbaru itu berinisial LH (24 tahun) yang diketahui sebagai pengangguran yang tinggal di Komplek Taman Carina Blok 41 Batu Aji, Batam. Dalam jaringan KGR pimpinan Gigih, LH diduga terlibat membantu menyembunyikan buronan teroris asal Uighur, Tiongkok, yang bernama Dony. Dia juga membantu keberangkatan WNI ke Suriah, memfasilitasi masuknya dua WNA Uighur ke Batam, turut menerima dana dari East Turkistan Islamic Movement (ETIM) untuk membiayai kebutuhan hidup WNA Uighur. Bersama kelompok KGR pelaku juga melakukan latihan di Batam menggunakan airsoft gun dan senapan angin dalam rangka persiapan ke Suriah. Selain itu, LH juga diduga ikut merencanakan penyerangan terhadap Marina Bay, Singapura. Sebelum LH, enam orang terduga teroris dibekuk di Batam, pada 5 Agustus lalu. Keenam orang yang ditangkap di beberapa lokasi berlainan itu yakni Gigih Rahmat Dewa (31), Tar (21) dan ES (35) ditangkap di kawasan Batam Center, TS (46) ditangkap di Nagoya, HGY (20) dan MTS (19) ditangkap di Jalan Brigjen Katamso, Batu Aji, Batam. MTS belakangan dibebaskan karena tidak terbukti terkait dengan jaringan ini. Kelompok ini memiliki hubungan dengan pelaku bom bunuh diri di Polresta Surakarta, Nur Rohman. Farouk Arnaz/JAS BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu