Harga Gabah Petani Naik 1,29%

Sports Okezone Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa harga rata-rata gabah kering panen (GKP) di tingkat petani pada September 2016 mengalami penaikan sebesar 1,29 persen menjadi Rp4.537,00 per kilogram dari bulan sebelumnya. “Adanya kenaikan dikarenakan panen sudah mulai berkurang, musim panen raya sudah hampir berlalu,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Senin. Suhariyanto mengatakan bahwa kenaikan untuk harga rata-rata GKP juga terjadi di tingkat penggilingan sebesar 1,26 persen menjadi Rp4.621,00/kg jika dibandingkan dengan gabah kualitas sama pada bulan Agustus 2016. Suhariyanto menambahkan bahwa sementara untuk rata-rata gabah kering giling (GKG) di tingkat petani mengalami penurunan sebesar 2,23 persen menjadi Rp5.285,00/kg dan di tingkat penggilingan tercatat juga turun sebesar 2,13 persen menjadi Rp5.397,00/kg. Namun, lanjut Suhariyanto, untuk harga rata-rata gabah kualitas rendah di tingkat petani mengalami kenaikan sebesar 1,98 persen menjadi Rp4.076,00/kg, yang diikuti kenaikan di tingkat penggilingan sebesar 2,35 persen atau menjadi Rp4.184,00/kg. “Jika dibandingkan dengan September 2015, rata-rata harga di tingkat petani untuk GKP turun sebesar 4,78 persen, GKG 0,84 persen dan gabah kualitas rendah turun sebesar 4,92 persen,” kata Suhariyanto. Sementara itu, pada tingkat penggilingan untuk periode yang sama, harga rata-rata GKP mengalami penurunan sebesar 4,76 persen, GKG turun sebesar 0,97 persen dan gabah kualitas rendah turun sebesar 4,15 persen. Tercatat, pada bulan September 2016 rata-rata harga beras kualitas premium di tingkat penggilingan sebesar Rp9.111,00/kg atau turun sebesar 2,74 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp8.965,00/kg atau naik sebesar 0,72 persen, dan rata-rata harga beras kualitas rendah di penggilingan sebesar Rp8.578,00/kg atau naik sebesar 0,89 persen. Jika dibandingkan dengan September 2015, rata-rata harga beras di penggilingan pada bulan September 2016 untuk kualitas premium turun 3,53 persen, kualitas medium naik 0,28 persen, dan kualitas rendah turun 3,68 persen. Data yang diperoleh tersebut berdasarkan pantauan BPS dari 1.255 transaksi penjualan gabah di 22 provinsi selama September 2016, yang didominasi transaksi gabah kering panen sebanyak 68,37 persen, gabah kualitas rendah sebanyak 20 persen, dan gabah kering giling sebanyak 11,63 persen. /TL

Sumber: BeritaSatu