Menkeu Sebut Pembangunan Kilang Bisa Dongkrak Nilai Tukar Rupiah

Suara.com – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, Indonesia saat ini sangat membutuhkan pembangunan kilang baru. Pasalnya, sudah hampir 20 tahun Indonesia tidak lagi membangun kilang. “Kita ini kan kilangnya sudah tua. Jelas saja, selama 20 tahun kita nggak pernah bangun kilang. Terus, kita juga mengalami defisit migas makanya kita harus impor. Makanya, dibutuhkan pembangunan kilang baru,” kata Bambang dalam diskusi Ketahanan Energi Nasional 2050 di Hotel Borobudur, Jakarta pusat, Kamis (17/9/2015). Bambang menjelaskan, dengan adanya pembangunan kilang baru, hal tersebut dapat mengatasi permasalahan defisit minyak dan gas dan mendongkrak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Menurut dia, minimnya kilang yang dimiliki Indonesia membuat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit. Oleh sebab itulah, pembangunan kilang dan pembenahan pola BBM di Indonesia bisa membantu dan mendongkrak perekonomian di Indonesia. “Jadi bisa mengatasi defisit migas dan memperbaiki nilai tukar rupiah yang anjlok. Ini efeknya bakal banyak dengan adanya kilang ini. Makanya kita akan terus mendorong untuk membangun kilang baru di Indonesia,” katanya.

Sumber: Suara.com