Preview: Adu Momentum di Emirates

Sports Okezone – Arsenal punya kans besar untuk memanfaatkan derby Manchester akhir pekan ini demi merapatkan poin di papan klasemen, namun mereka akan dihadang oleh Wolverhampton – tim yang menjegal Manchester United pekan lalu. Manajer Arsene Wenger menyongsong laga ini dengan sedikit kelegaan karena 11 penggawanya sudah kembali dari tugas internasional tengah pekan kemarin, termasuk gelandang Jack Wilshere dan Theo Walcott yang tampil apik bersama The Three Lions . Namun Arsenal masih tampak syok dengan kegagalan mereka mempertahankan keunggulan 4-0 dan dipaksa bermain imbang 4-4 kontra Newcastle akhir pekan kemarin – laga yang membuat kepercayaan diri The Gunners sedikit goyah. Beruntung beberapa jam kemudian, hadir sedikit hiburan setelah mereka mengetahui jika United tumbang di kaki Wolves – tim yang akan mereka hadapi akhir pekan ini, dan menjaga asa mereka di jalur perebutan gelar juara Liga Premier. Sebagaimana diakui Walcott, “Seketika kami hasil itu berarti poin yang bisa didapatkan dan menjadi sesuatu yang bisa kami bangun. Berita itu mengubah mood, termasuk untuk manajer.” “Sungguh mengecewakan – saat Anda unggul 4-0 dan kami ingin memenangkan liga, itu tak seharusnya terjadi, bahkan jika Anda bermain dengan 10 orang. Newcastle bermain sangat baik, mereka memberi pelajaran pada kami, meski dibantu beberapa penalti.” “Tapi tak ada gunanya menyesali itu sekarang. Kami punya karakter untuk bangkit, orang-orang yang bisa diandalkan. Ada banyak pemain di kubu kami yang akan merespon dengan cara yang tepat, tetapi bahkan bos pun akan berpikir jika kami sudah meraih poin pada akhirnya,” kata Walcott. Walcott menambahkan, dengan 13 laga tersisa, peluang masih terbuka untuk mereka, “Sungguh, ini tampak bagus untuk kami. Kami hanya empat poin di belakang United, dan mereka masih harus menghadapi Chelsea dua kali.” Namun Wolves pun punya momentum bagus usai mengakhiri rekor tak terkalahkan United di Molineux Stadium – tempat di mana mereka juga mengandaskan Chelsea, Manchester City dan Liverpool. Meski demikian, kemenangan itu tak serta merta mengangkat mereka dari posisi kedua dari dasar klasemen. Statistik juga tak memihak mereka di mana mereka hanya sekali meraih kemenangan tandang musim ini serta tak pernah bisa menaklukkan The Gunners di kandangnya sejak 1979. Tak urung, manajer Mick McCarthy tetap yakin jika status mereka sebagai underdog, sekali lagi akan menjadi keuntungan. “Menjadi underdog memberikan Anda sesuatu untuk diperjuangkan. Sungguh menyenangkan jika kami bisa membuktikan bahwa orang-orang itu salah, tetapi tak sebesar kepuasan untuk bisa membuktikan bahwa Anda bisa melakukannya,” ucap McCarthy. “Saya ingin sekali enam poin dari dua laga berikut, demi menggenapinya menjadi sembilang angka dari kemenangan atas United. Kami harus menghadapi West Brom pekan depan dan mereka akan memiliki manajer yang baru (menyusul pemecatan Roberto di Matteo),” jelasnya. (espn/row/fjr)

Sumber: Bola.net