Singapura Berduka, Remaja Ini Malah Cerca Lee Kuan Yew

Rimanews – Ditengah pujian dan penghormatan penuh rakyat Singapura pada mantan PM Lee Kuan Yew yang mangkat pekan lalu, remaja ini malah mengkritiknya dengan serampangan. Seorang remaja Singapura telah didakwa atas penayangan sebuah video online yang mengkritik agama Kristen dan mantan PM Lee Kuan Yew yang mangkat pada pekan lalu. Amos Yee, remaja berusia enam belas tahun itu ditahan pada hari Ahad (29/3), tak lama setelah upacara pemakaman kenegaraan Lee dilakukan. Ia ditahan dengan jaminan sebesar Rp145 juta. Baca Juga Restoran Muslim di London Beri Makanan Gratis Saat Natal 21 Ribu Muslim Rohingya Lari ke Bangladesh PM Inggris Jadi Pemimpin Wanita Pertama yang Hadiri KTT Negara Teluk Melalui video yang berdurasi delapan menit dan diunggah ke YouTube tersebut, Yee merayakan kematian Lee Kuan Yew yang menurutnya melakukan kontrol sangat ketat pada Singapura. Remaja tersebut juga menyebut Lee sebagai orang yang mengerikan. Video tersebut memicu kemarahan dari rakyat Singapura yang tengah berduka. Polisi memproses Yee setelah menerima lebih dari 20 pengaduan atas aksinya. Lee Kuan Yew adalah seseorang yang sangat dihormati oleh Singapura. Ia dianggap sebagai orang yang paling berjasa dalam kemajuan Singapura. Kematiannya pekan lalu menjadi sarana berkabung publik Singapura. Selama 31 tahun masa kepemimpinannya sebagai perdana menteri, ia dikenal memberlakukan aturan sosial dan kontrol politik yang ketat di negeri tersebut. Menurut Strait Times , kedua orang tua Amos Yee, telah meminta maaf kepada seluruh publik Singapura atas aksi anaknya tersebut. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Amos yee , remaja hina Lee Kuan Yew , asia , Internasional

Sumber: RimaNews