Yang Terbaik Dan Terburuk Di Liga Inggris Sampai Pekan Ke-11

Sampai pada pekan ke-11 atau lebih dari 20 persen pertandingan Liga Primer Inggris sudah diselesaikan, terlihat jelas klub yang jatuh-bangun dalam persaingan liga elit Eropa ini. Berikut ini yang terbaik dan terburuk sampai pekan ke-11 EPL: Kategori Tim Tim Terbaik: Liverpool Liverpool secara mengejutkan untuk sementara bertengger di peringkat pertama dengan 11 kali main, 8 kali menang, 2 seri dan 1 kali kalah. Gaya permainan yang diturunkan pelatih Juergen Klopp membuat The Reds sarat dengan penyerang berkualitas yang bisa mencetak gol. Liverpool juga jadi tim paling produktif dengan mencetak 30 gol. Tim Terburuk: Sunderland Tim asuhan David Moyes ini rupanya ditakdirkan sebagai tim lemah. Kini mereka menduduki peringkat paling dasar dalam klasemen sementara. Satu kemenangan yang didapat, baru diraih pada Sabtu (5/11), saat mereka menekuk tuan rumah Bournemouth 2-1. Selebihnya, Sunderland mengalami 8 kekalahan dan dua kali seri. Jika tidak ada perbaikan, diperkirakan klub ini bakal terdegradasi di musim ini. Pemain Terbaik: Philippe Coutinho (Liverpool) Coutinho merupakan salah satu faktor kebangkitan Liverpool. Gerakannya penuh kreasi yang bisa menghasilkan banyak gol. Ia sendiri sudah mengemas 5 gol untuk Liverpool. Coutinho yang tengah diicar Barcelona, bisa menjadi pemain terbaik Liga Inggris musim ini. Pemain Terburuk: Riyad Mahrez (Leicester City) Seperti juga klubnya Leicester City, musim lalu begitu bersinar, namun musim ini redup secara tiba-tiba. Pemain berusia 25 ini, baru mencetak 1 gol dari 11 kali tampil sebagai pemain utama. Kemunduran Leicester musim ini juga lantaran performa Mahrez yang kurang bersinar. Pertandingan Terbaik: Chelsea vs Liverpool 1-2 Liverpool sukses memukul tuan rumah Chelsea 2-1 sekaligus meredam striker utama Teh Blues Diego Costa. Performa Liverpool ini menunjukkan betapa berbahayanya skuad Juergen Klopp. Bahkan, sebelumnya Liverpool menang atas Arsenal 4-3. Pertandingan Terburuk: Liverpool vs Manchester United 0-0 Pada pertandingan kali ini, Jose Mourinho yang memiliki banyak pemain bintang malah menurunkan taktik bertahan rapat yang membuat partai ini justru tidak menarik untuk ditonton dan tidak melahirkan gol. Manajer Terbaik: Juergen Klopp (Liverpool) Pada musim keduanya di Liverpool, Klopp menunjukkan dirinya sebagai pelatih berkelas. Tak ada pemain bintang yang didatangkan, Klopp justru mampu mengangkat moril pemain hingga tampil layaknya sang bintang. Klopp memberikan kebebasan kepada pemainnya untuk berkreasi sejauh baik untuk tim. Manajer Terburuk: Slaven Bilic (West Ham United) West Ham nyaris berada di zona degradasi dengan tiga kali menang, sekali imbang dan 7 kali kalah. Dengan performa yang kurang baik membuat kursi kepelatihannya menjadi panas dan bukan tak mungkin ia dicepat di tengah jalan.

Sumber: Bolalob