Timnas Indonesia U-22 Tidak Butuh Pemain Naturalisasi Asalkan

Staf pelatih Timnas Indonesia U-22 saat ini masih menyeleksi pemain untuk bergabung ke skuadnya.
Namun, dari pemain-pemain yang hadir minus pemainnaturalisasi.
Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, mengatakan sebenarnya pemain naturalisasi itu bagus untuk timnya.
Meskipun begitu ia harus dilihat terlebih dahulu kualitas dari pemain tersebut.
Jika kualitas pemain naturalisasi biasa saja, maka menurutnyaIndonesia tak perlu diperkuat para pemain tersebut.
“Kalau memang itu lebih bagus dari para pemain yang ada mungkin kami butuh,” kata Bima.
“Tapi kalau pemain itu sama saja atau bahkan di bawah pemain yang ada sekarang, buat apa kita naturalisasi,” sambungnya.
Bima tidak memberikan batasan kepada pemain naturalisasi untuk bergabung ke Timnas Indonesia U-22.
Asalkan Bima sekali lagi lagi menegaskan kualitas pemain naturalisasi harus di atas pemain saat ini.
“Yang pasti kualitas pemain naturalisasi harus jauh di atas pemain yang ada saat ini. Kalau memang bagus ya kenapa tidak,” ucap Bima.
Sampai saat ini PSSI memang sedang berupaya mendatangkan pemain berdarah Indonesia dari Eropa dan Asia.
Namun, hanya Ezra Walian yang perkembangannya positif untuk masuk menjadi Warga Negara Indonesia.
Ezra hanya tinggal mengucapkan janji sumpah menjadi WNI dan kabarnya akan datang pada akhir bulan Februari atau Maret 2017. (*)

sports-okezone.com daftar sbobet Sumber: TribunNews